Poso,Bongkarsulteng.my.id - Penipuan berkedok jual beli motor seken marak di media sosial (media).
Dalam aksinya pelaku mula-mula memposting motor yang akan di jualnya. Setelah di hubungi pelaku kemudian akan menunjukan motor dan berusaha meyakinkan korban dengan jaminan motor yang dijualnya di jamin bagus dan siap pakai.
Untuk meyakinkan korban, pelaku kemudian akan mengaku bahwa dia dari showroom Sausu. Pelaku lantas berjanji akan mengantar langsung unit yang di maksud ke alamat korban. Syaratnya korban wajib mengirim KTP sebagai bukti keseriusan dan supaya mudah ditemukan alamatnya.
Namun tak lama kemudian pelaku akan menelepon korban dan menawarkan jasa perpanjangan pajak dan balik nama dari nama pemilik sebelumnya menjadi nama pelaku.
Sampai di sini pelaku meminta uang Rp 1 juta yang kemudian menurut Pelaku akan di potong dengan harga unit apabila motor yang di pesan sudah tiba di alamat pemesan atau korban.
"Sesuai peraturan dari kantor kami, motor harus di balik nama dulu biayanya 1 juta nanti di potong dengan harga motor setelah barang sampai ke alamat bapak"
"Untuk itu bapak harus mengirimkan dulu 1 juta dan menunggu satu jam karena kami akan Samsat Poso," ungkap pelaku.
Pelaku kemudian akan mengirim video berisi aktifitas orang bekerja untuk meyakinkan korban seolah-olah dia sudah di ruang Samsat Poso.
Untuk itu kepada warga Poso khusunya untuk berhati-hati dan jangan mudah percaya terhadap modus penipuan jual beli motor yang sekarang ini semakin marak di medsos.
Posting Komentar